Kamis, 02 April 2009

INSENERATOR SEDERHANA

Dalam perkembangannya ditemukan ada 4 Type :

1. Type 1 --- Untuk kebutuhan skala rumah tangga sampai tingkat RT

2. Type 2 --- Untuk kebutuhan skala Pasar tingkat Kecamatan sampai skala Kodya / /Kabupaten

3. Type 3 --- PasarSkala Besar

4. Type 4 --- Untuk kebutuhan yang sangat besar, mempergunakan alat2 berat

Yang dimaksud sampah disini adalah sampahj organic dimana jenis sampah ini merupakan jenis yang banyak dihasilkan. Sebenarnya sampah organic ini bisa dimanfaatkan menjadi kompos tetapi karena tehnologinya memerlukan waktu yang agak lama dan biaya maka sampah ini sempat menimbulkan masalah dalam hal jumlahnya yang sangat besar dan malah dibeberapa kota besar menimbulkan korban jiwa karena tertimbun oleh sampah organic ini. Berdasar alas an tersebut diatas maka tehnologi ini sangat membantu memecahkan masalah tersebut karena tidak memrlukan biaya yang besar dan terutama sampah-2 organic tersebut hanya dalam hitungan jam saja sudah bisa dimusnahkan


TYPE 1 -- TONG SAMPAH

(TEHNOLOGI SEDERHANA ) DALAM MENGOLAH SAMPAH

( BASAH / MENTAH )



Type 1

Merupakan Type Standar/Dasar bagi Type yang lain

Dibuat dari drum olie bekas seperti tampak pada gambar diatas

Bisa diberi tambahan 3 – 4 buah kaki sepanjang 15 cm .

Tutup atas dan bawah drum dibuka.

Bagian bawah drum diberi anyaman besi 10

Type ini sudah pernah diadobsi oleh Dinas kesehatan Kabupaten Donggala beberapa kali sejak th 2004 untuk kebutuhan Puskesmas diwilayahnya



BAHAN – 2
· DRUM BEKAS
· KALENG SUSU
· TONGKAT KAYU
· RAM BESI ( 13 – 15 MM )
· KOREK API
· MINYAK TANAH ( ½ - 1 LITER )
· SAMPAH PASAR (KERING MAUPUN BASAH / MENTAH)
- KAIN BEKAS






















CARA PEMBAKARAN

- Sampah organic sebaiknya dicincang sebelum dimasukkan kedalam drum dan masukkan kedalam drum sampai penuh

- Isilah kaleng susu yang telah dimasukkan kain bekas yang sudah disiapkan sebelumnya, dengan sebanyak ½ liter minyak tanah

- Tempatkan kaleng susu tepat ditengah tengah bagian bawah drum dan bakarlah













TANDA-TANDA PEMBAKARAN BERHASIL :

TANDA AWAL :
· ASAP PUTIH TEBAL KELUAR DIATAS DRUM

TANDA LANJUT :
· DRUM SANGAT PANAS - panas terasa sampai 2 meter dari drum
· TANAH DISEKITAR DRUM JUGA SANGAT PANAS
· API KELUAR SAMPAI 1 METER DIATAS DRUM
· GELAS / KALENG SPRITE MELELEH


SEBAB – 2 KEGAGALAN PEMBAKARAN :
· SAMPAH TERGANTUNG DIPERTENGAHAN DRUM
· BANYAK ARANG SAMPAH DIBAGIAN DASAR DRUM, BEKAS PEMBAKARAN YANG LALU & BATU / KERIKIL / LOGAM SERTA BAHAN-BAHAN LAINNYA YANG TIDAK MUDAH TERBAKAR
· HASIL PEMBAKARAN DIBAWAH DRUM SUDAH SANGAT BANYAK SEHINGGA MENYUMBAT JALANNYA UDARA DARI BAWAH DRUM

KELEBIHAN YANG DIMILIKI :
· HANYA MEMBUTUHKAN ½ LITER MINYAK TANAH
· BISA MENGOLAH SAMPAH MENTAH / BASAH
· JUMLAH SAMPAH YANG DIOLAH TIDAK TERBATAS
· WAKTU PENGOLAHAN SAMPAH SANGAT SINGKAT
· POLUSI SANGAT MINIMAL (ASAP ) -- bisa ditambah penutup --- pengasapan kebun (coklat)
· Mudah dipindahkan

Selamat mencoba

TYPE 2

Kalau pada Type 1 hanya membutuhkan 1 drum saja, maka Type 2 ini membutuhkan 4 - 6 buah drum.

Drum-2 setelah dibuka tutup atas dan bawahnya , kemudian masing-2 dibelah menjadi dua ; setelah itu drum1 digabung dengan drum 2 sedangkan drum 3 digabungkan dengan drum 4 dengan jalan dilas.

Gabungan drum 1 dan drum 2 selanjutnya disatukan dengan gabungan drum 3 dan drum 4 (dilas ). Maha akan terbentuk drum yang besarnya kurang lebih diameter 1 ½ meter dan tingginya 2 meter (tingginya 3 meter bila pakai 6 buah drum.

Sebagaimana Type 1 maka Type 2 ini bagian bawahnya diberi anyaman ram besi 10-12 dengan jarak anyaman 13 – 15 Cm.

Maka terbentuklah Type 2 yang mempunyai prinsip kerja sama dengan Type 1

Pada Type 2 ini sebaiknya tidak usah dibuatkan kaki drum, kaki drum nanti diganti saja tugasnya dengan empat buah batu yang tingginya kurang lebih 15 Cm.

Type 1 dan Type 2 bersifat portable ( mudah di-pindah-2kan ) sangat dianjurkan bagi Pemda yang hanya mempunyai dana sangat terbatas

TYPE 3

TYPE 4